Terkadang aku termakan amarah karena mu
entah apa dan mengapa
hanya saja aku merindukan
dimana bukan hanya ada
namun juga berada
ketika harus berusaha bersama mencapai angan masing masing
ketika aku lupa cara sendiri
ketika rasa bisa diluapkan tanpa kamu harus berkata keluh
jangan terus lampiaskan dengan yang ada bersama mu
terus?
apa kau lupa sekarang kau hanya terus ada?
apa kau lupa kau terus menggapai anganmu sendiri?
sampai aku harus bertatih tatih dari nol menghampiri kemahsyuranmu
sampai orang sekitarku tak sengaja berkata
kamu udah beda ya
aku tertawa mencoba meyakinkan aku masih sama
aku mungkin terlalu terbelenggu dengan imajinasi lalu
berharap dengan mimpi mimpi yang telah terbuang
berupaya lebih untuk bangkit kembali dari masa lalu
mengais impian yang mungkin masih bisa di perbaiki
lalu memulai kembali setelah koma lama
namun terkadang memulai kembali
dari anak tangga satu menuju berikutnya
yang mungkin terkadang sudah tua
harus melalui beberapa kesalahan langkah
entah aku berusaha bersamamu ataupun bukan
aku sudah lupa rasanya
aku hanya saja takut penyesalan meraih anganku bersamamu lagi
seakan kamu hanya pengontrol atas segala yang kulakukan
ketika semua telah usai
dan kau akan menandai apa yang telah kulakukan
tanpa tau proses apa yang kulalui untuk menyudahinya
sekarang
aku bersama keadaanmu pun sudah cukup
aku mendengarkan keluh kesah mu pun mungkin sudah lega
aku melihbat senyum mu pun sudah bahagia
sudahlah
mimpiku masih lama
kamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar