19.4.17

Perjalan benih

Aku berada dilingkup orang orang yang dikatakan cukup tangguh. Mereka mereka yang penuh api membara berlomba lomba menjadi yang nomor satu. Dan kami semua berawal dari manusia manusia kosongan, hanya tau bahwa kami manusia yang masih hidup. Hingga proses melampaui kita menjadi individu penuh tujuan. Sesungguhnya proses itu bukan mengarahkan kami tapi individu. Seakan lupa darimana awal berasal dan siapa pembawanya kesini. Dan orang orang yang terbelenggu dengan kata kamipun harus berusaha bertahan lalu terpaksa menjadi individu walau tau bukan itu yang mereka inginkan. Aku mungkin salah satunya.

Bersama sama dari benih yang sama, lalu berkembang menjadi pohon yang rindang dan menaungi banyak makhluk hidup, berkembang menjadi tunas tunas baru yang kemudian melahirkan bibit baru. Itu sempurnanya, tapi dibalik kesempurnaan yang ada selalu ada kecacatan. Ada yang sebelum menjadi tunas baru  terhempas angin terpisah dari asalnya lalu hilang arah. Ada yang setelah menjadi tunas terkena hama lalu mati sia sia dalam perjuangannya. Ada yang ketika berkembang terinjak oleh makhluk hidup seakan taktau belas kasih atas apa yang telah pohon berikan padanya. Ada yang sudah dirawat dengan usaha yang keras dan telaten lalu disambar petir dan musnah menjadi abu. Ada yang baru menjadi benih telah dibuang oleh siempunya karna kualitas standart. Lalu aku yang mana?
Hening
Sunyi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar