Diantara panasnya terik matahari
Aku terselimut masa lalu dan sedang memeluk erat takut
Tak berpindah dari tempat tidur sedikit pun sejak ayam tetangga berkokok
Nyamanku disini
Bukan bahagia, hanya saja nyaman
Diantara para lingkup anak perantauan
Aku mengunci diriku didalam gubuk 5x5
Dimana segala berkas, barang, bahkan sampah dapat sangat gamblang terlihat dimana mana
Bahkan hingga aku sendiri sepertinya lebih berantakan dari gubuk yang kudiami
Bukan
Bukan karna terlalu sibuk, hanya saja ada yang rumpang
Hingga raga saja susah untuk bergerak, kepalaku keras membeku, tersisa air yang menetes sedikit demi sedikit membasahi kelopak
Dan terkadang membludak tanpa sebab
Jelas
Aku hilang arah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar