4.3.18

Sayap

Terkadang sebagian berpendapat kau hanya sedang dalam budak asmara
Hanya saja aku punya pendapat lain, hanya saja aku sedang merancang kebahagiaan masa depanku
Dan itu yang nyatanya membuat sakit
Ketika masa depan yang ingin kau rancang
Nyatanya dia juga yang mencabikmu hingga luka tanpa bekas
Seperti mimpi dan ku harap benar mimpi
Baru saja aku merasa yakin untuk terbang bersama menggapai mimpi
Begitu pintar ia meyakinkan ku untuk segera terbang melampaui awan
Nyatanya kamu hanya sayap sebelah kanan
Dan ia sayap sebelah kiri yang ternyata bukan milikmu melainkan siempunya yang lain
Kepintarannya merangkai kata membuat mu lupa
Nyatanya kamu hanya punya satu sayap
Dan itu alasan mengapa tak pernah kamu terbang sejak dulu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar