Lalu mendengar kabar kemajuan hidup dimasa muda
Yang terlintas satu, bahagia mendengar ceritanya
Dan disisi lain bagaikan dentuman keras dalam diri
Sayang, kamu masih ditempat yang sama saat kamu mulai mengunci diri
Seperti ingin menyusul agar dapat berdampingan dengan mereka
Saling pamer akan dunia
Tertawa atas masa lalu perjuangan
Tapi apa daya semakin bercengkrama nyatanya membuat dunia semakin menakutkan
Ketakutan
Membawa kamu mencari mereka mereka yang berhati lembut
Mencoba menceritakan keluh kesahnya kehidupan
Responnya baik, menyemangati, masukan dan saran
Sayang kamu masih dalam segala keluhan dan mereka?
Telah maju beribu ribu langkah didepanmu
Setitik pun kau tidak bergerak
Egois
Ketika mereka mereka yang berhati lembut ingin melangkah panjang
Kau hanya berkutat dengan segala omong kosong kehidupan yang berantakan
Memaksa mereka untuk mengerti kau
Karna dengan menceritakan omong kosongmu, kau merasakan kelegaan diri
Tidak sedikit pun berfikir bahwa mereka sebenernya sedang berusaha melangkah jauh
Namun berhenti sejenak untuk bersamamu
Apakah sebenarnya kau pantas disamping manusia?
Atau apakah kau hanya menjadi benalu dalam hidup mereka para berhati lembut?
Sebaiknya kau kunci saja erat erat benteng pertahananmu itu
Jangan mencoba untuk membuka sedikit pun lagi, bahkan untuk menyapa
Bukan karna mereka buruk
Kaulah masalahnya
Kau jelas tau itu, hanya saja kau memang egois
Karna kau tau bahwa kau adalah aku